Showing posts with label AYAT - AYAT CAHAYA. Show all posts
Showing posts with label AYAT - AYAT CAHAYA. Show all posts

Tuesday, 21 April 2015

Masuk ke negeri diri sendiri dengan membungkuk (merendahkan/meniadakan diri) untuk makan makanan rohani

Dan ketika Kami berfirman; Masuklah ke negeri ini, maka makanlah dengan nikmat yang ada disana sesukamu. Dan masukilah pintu gerbangnya sambil membungkuk (merendahkan diri), dan katakanlah, Bebaskanlah kami, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan Kami akan menambah (karunia) bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.
Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan yang tidak diperintahkan kepada mereka. Maka Kami turunkan malapetaka dari langit kepada orang-orang yang zalim itu, karena mereka berbuat fasik.
(Qs.2:58-59)

Berpegang teguh pada Gunung yang ada diatas badan,dan yang ingkar adalah kera yang hina.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabi'in, siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan melakukan kebajikan, mereka mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.
Dan ketika Kami mengambil janji kamu dan Kami angkat gunung diatasmu, pegang teguhlah apa yang telah Kami berikan kepadamu dan ingatlah apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa.
Kemudian setelah itu kamu berpaling. Maka sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, pasti kamu termasuk orang yang rugi.
Dan sungguh, kamu telah mengetahui orang-orang yang melanggar diantara kamu pada saat hari sabtu, lalu Kami katakan kepada mereka, Jadilah kamu kera yang hina!
(Qs.62-65;)
Dan Kami angkat gunung diatas mereka untuk perjajian mereka. Dan Kami perintahkan kepada mereka, Masukilah pintu gerbang itu sambil bersujud (meniadakan diri), dan Kami perintahkan kepada mereka, Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari sabtu. Dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.
(Qs.4:154)

Masjidil harom (tempat sujud yang diharamkan selain Allah) kiblat di dalam diri

Qs.2:125; Dan ketika Kami menjadikan rumah tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqom ibrahim itu mushola (tempat sholat). Dan telah Kami perintahkan kepada ibrahim dan ismail, Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang tawaf, itikaf, ruku' dan sujud.
Qs.2:144-145;
Kami melihat wajahmu sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilhara. Dan dimana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab tahu, bahwa itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.
Dan walaupun engkau memberikan semua ayat kepada orang-orang yang diberi kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka. Sebagian mereka tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah sampai ilmu kepadamu, niscaya engkau termasuk orang-orang zalim.
Qs.2:148-153;
Dan setiap wajah (diri) mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah maha kuasa atas segala sesuatu.
Dan darimana pun engkau keluar (dari dalam dirimu), hadapkanlah wajahmu ke arah masjidilharam, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
Dan darimana pun engkau keluar (dari dalam dirimu), maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharom. Dan dimana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada alasan bagi manusia kecuali orang-orang yang zalim diantara mereka. Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk.
Sebagaimana Kami telah mengutus Rosul dari dirimu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu kitab dan hikmah, serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui.
Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan sholat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.
Qs.2:189; mereka bertanya kepadamu tentang hilal (melihat bulan). Katakanlah, itu adalah waktu (petunjuk) bagi manusia dan haji. Dan bukanlah suatu kebajikan memasuki rumah dari atasnya, tetapi kebajikan adalah orang yang bertakwa. Masukilah rumah-rumah (diri) dari pintu-pintunya, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

Bercampur dengan Istri-istriku sampai menyaksikan CAHAYA fajar-Nya

Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu akan MENEMUI-NYA. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.
(Qs.2:22)
Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu antara Benang Putih dan Benang Hitam, yaitu CAHAYA fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka ketika kamu beritikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa.
(Qs.2:187)

CAHAYA-Nya

Qs.4:174-175;
Wahai manusia! Sesungguhnya telah sampai kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, dan telah Kami turunkan kepadamu Cahaya yang terang benderang.
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepadanya (Cahaya yang terang benderang), maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya, dan menunjukkan mereka jalan yang lurus kepada-Nya.
Qs.5:15-16;
Wahai ahli kitab! Sungguh, Rosul telah datang kepadamu, menjelaskan kepadamu banyak hal dari kitab yang kamu sembunyikan dan banyak yang dibiarkannya. Sungguh, telah datang kepadamu Cahaya dari Allah, dan Kitab yang menjelaskan (Cahaya itu).
Dengan Kitab itulah Allah memberi petunjuk kepada orang yang mengikuti kerido'an-Nya ke jalan keselamatan, dan Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita kepada Cahaya dengan izin-Nya, dan menunjukkan ke jalan yang lurus. 
Qs.6:122;Dan apakah orang yang sudah mati lalu Kami hidupkan dan Kami beri dia Cahya yang membuatnya dapat berjalan di tengah-tengah orang banya, sama dengan orang yang berada dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar dari sana? Demikianlah dijadikan terasa indah bagi orang-orang kafir.
Qs.8:157;Orang-orang yang mengikuti Rosul, nabi yang ummi yang mereka dapati tertulis didalam taurat dan injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang mukruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti Cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya, mereka itulah orang-orang beruntung.
Qs.9:31-32;
mereka menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahibnya sebagai Tuhan selain Allah, dan almasih putra maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Maha esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Mahasuci Dia dari apa yang mereka persekutukan.
mereka hendak memadamkan Cahaya Allah dengan mulut mereka, tetapi Allah menolaknya,malah berkehendak menyempurnakan Cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai.
Qs.14-1:Alif Lam Ro. Kitab yang Kami turunkan kepadamu agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada Cahaya terang benderang dengan izin Tuhan menuju jalan Tuhan yang maha perkasa, maha terpuji.
Qs.14:5;Dan sungguh, Kami telah mengutus musa dengan membawa ayat-ayat Kami, Keluarkanlah kaummu dari kegelapan kepada Cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat aya-ayat bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
Qs.24:39-40;
Dan orang-orang yang kafir, perbuatan mereka seperti fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi apabila didatangi tidak ada apa apapun. Dan didapatinya Allah baginya. Lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan dengan sempurna, dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.
Atau seperti gelap gulita di daulatan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barang siapa tidak diberi Cahaya oleh Allah, maka dia tidak mempunyai Cahaya sedikitpun.
Qs.39:22; Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk Islam lalu dia mendapat Cahaya dari Tuhannya? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.
Qs.57:9;Dialah yang menurunkan ayat-ayat yang terang kepada hamba-Nya untuk mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada Cahaya. Dan sungguh, terhadap kamu Allah maha penyantun, maha penyayang.
Qs.57:28;Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan beriman kepada Rosul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan Cahaya untukmu yang dengan Cahaya itu kamu dapat berjalan serta Dia mengampuni kamu. Dan Allah maha pengampun, maha penyayang.
Qs.61:8;Mereka hendak memadamkan Cahaya Allah dengan mulut mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan Cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya.

Tanah Suci, negeri yang harus ditaklukan

Wahai kaumku! Masuklah ke Tanah Suci yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu berbalik ke belakang, nanti kamu menjadi orang yang rugi.
Mereka berkata, wahai musa! Sesungguhnya di dalam negeri itu ada orang-orang yang sangat kuat dan kejam, kami tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar darinya. Jika mereka keluar dari sana, niscaya kami akan masuk.
Berkatalah dua orang laki-laki diantara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Allah, Serbulah mereka melalui pintu gerbang itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang beriman.
Mereka berkata, wahai musa! Sampai kapan pun kami tidak akan memasukinya selama mereka masih ada di dalamnya, karena itu pergilah engkau bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua. Biarlah kami tetap disini saja.
Dia (musa) berkata, yaa Tuhanku, aku hanya menguasai diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu.
(Allah) berfirman, maka (negeri) itu terlarang buat mereka selama empat puluh tahun, mereka akan mengembara kebingungan di bumi. Maka janganlah engkau bersedih hati terhadap orang-orang yang fasik itu.(Qs.5:21-26)

Hidangan Dari Langit

Dan ketika Aku ilhamkan kepada pengikut-pengikut isa yang setia, Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada Rosul-Ku. Mereka menjawab, kami telah beriman dan saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri.
Ketika pengikut-pengikut isa yang setia berkata, wahai isa putra maryam! Bersediakah Tuhanmu menurunkan Hidangan dari langit kepada kami? Isa menjawab, bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman.
Mereka berkata, kami ingin memakan Hidangan itu agar tenteram hati kami dan agar kami yakin bahwa engkau telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan.
Isa putra maryam berdo'a, ya Tuhan kami turunkanlah kepada kami Hidangan dari langit yang akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.
Allah berfirman, sungguh Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, tetapi barang siapa kafir diantaramu setelah itu, maka sungguh Aku akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun diantara umat manusia.
(Qs.6:111-115)

Datang Sendiri-Sendiri Sebagaimana Awal Mula untuk Mencari CAHAYA BINTANG di tempat menetap dan tempat simpanan

Dan kamu benar-benar Datang sendiri-sendiri kepada Kami sebagaimana kamu Kami ciptakan pada Awal Mula, dan apa yang telah Kami karuniakan kepadamu, kamu tinggalkan dibelakangmu. Kami tidak melihat pemberi syafaat besertamu yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu. Sungguh, telah terputuslah antara kamu dan telah lenyap dari kamu apa yang dahulu kamu sangka.
Sungguh, Allah yang menumbuhkan butir dan biji. Dia mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Itulah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk istirahat, dan matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah yang maha perkasa, maha mengetahui.
Dan Dialah yang menjadikan CAHAYA BINTANG-BINTANG bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Kami telah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada orang-orang yang mengetahui.
Dan Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu, maka ada tempat menetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan ayat-ayat-Nya kepada orang-orang yang mengetahui.
(Qs.6:94-98)

Tak Sadar Diri di Dalam Gunung karena Tajalli Tuhan

Dan ketika Musa datang pada waktu yang telah Kami tetapkan dan Tuhan telah berfirman kepadanya, (musa) berkata, ya Tuhanku tampakkanlah kepadaku agar aku dapat melihat Engkau. (Allah) berfirman, Engkau tidak akan melihat-Ku, namun lihatlah ke Gunung itu, jika ia tetap ditempatnya niscaya engkau dapat melihat-Ku. Maka ketika Tuhannya menampakkan kepada Gunung itu, gunung itu hancur dan Musa pun jatuh Tak sadar diri. Setelah musa sadar, dia berkata, Mahasuci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku adalah orang yang pertama beriman.
(Allah) berfirman, wahai Musa! Sesungguhnya Aku memilih engkau dari manusia yang lain untuk membawa risalah-Ku dan firman-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepada-Mu dan hendaklah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur.
(Qs.7:143-144)

Mengangkat Gunung dan Ingat yang di dalamnya sebagaimana dalam kandungan saat Bersaksi

Dan ketika Kami mengangkat Gunung ke atas mereka, seakan-akan itu naungan awan dan mereka yakin bahwa itu akan jatuh menimpa mereka. (Kami berfirman), Peganglah dengan teguh apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta ingatlah selalu apa yang di dalamnya agar kamu menjadi orang-orang bertakwa.
Dan ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil Kesaksian terhadap diri mereka, Bukankah Aku ini Tuhan mu? Mereka menjawab, Benar, kami bersaksi. (Kami lakukan ini) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini.
Atau agar kamu tidak mengatakan, sesungguhnya nenek moyang kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami adalah keturunan setelah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang (dahulu) yang sesat.
Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (pada kesaksian itu).
Qs.50:22; Sungguh, kamu dahulu lengah terhadap ini, maka Kami singkapkan tutup matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam.
(Qs.7:171-174)

Bercocok Tanam untuk menahan nafsu hingga Raja memilihnya

Yusuf, wahai orang yang sangat dipercaya! Terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk yang dimakan oleh tujuh yang kurus, tujuh tangkai yang hijau dan lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu,agar mereka mengetahui.
Dia berkata, agar kamu Bercocok tanam tujuh tahun sebagaimana biasa, kemudian apa yang kamu tunai hendaklah kamu biarkan ditangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan.
Kemudian setelah itu akan datang tujuh yang sangat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya kecuali sedikit dari apa yang kamu simpan.
Setelah itu akan datang tahun, dimana manusia diberi hujan dan pada masa itu mereka memeras (anggur).
Dan Raja berkata, bawalah dia kepadaku. Ketika utusan itu datang kepadanya dia (yusuf) berkata, kembalilah kepada Tuanmu dan tanyakan kepadanya bagaimana halnya perempuan-perempuan yang telah melukai tangannya. Sungguh, Tuhanku maha mengetahui tipu daya mereka.
Dia (Raja) berkata, bagaimana keadaanmu ketika kamu menggoda yusuf untuk menundukkan dirinya? Mereka berkata, maha sempurna Allah, kami tidak mengetahui sesuatu keburukan darinya. Istri al aziz berkata, sekarang jelaslah kebenaran itu, akulah yang menggoda dan merayunya, dan sesungguhnya dia termasuk orang yang benar.
(Yusuf berkata), yang demikian itu agar dia (al aziz) mengetahui bahwa aku benar-benar tidak mengkhianatinya ketika dia tidak ada (dirumah), dan bahwa Allah tidak merido'i tipu daya orang-orang yang berkhianat.
Dan aku tidak diriku bebas (dari penjara), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku maha pengampun, maha penyayang.
Dan Raja berkata, Bawalah dia kepadaku, agar aku memilih dia untuk ku. Ketika dia (Raja) telah bercakap-cakap dengan dia, dia (Raja) berkata, Sesungguhnya kamu hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi di lingkungan kami dan dipercaya.
(Qs.12:46-54)

CAHAYA BINTANG dilangit dan terasa indah bagi orang yang memandang.

Dan kalau Kami bukakan kepada mereka salah satu pintu langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya.
Tentulah mereka berkata, sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang yang terkena sihir.
Dan sungguh, Kami telah menjadikan CAHAYA BINTANG-BINTANG di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandang,
dan Kami menjaganya dari setiap syetan yang terkutuk,
kecuali yang mencuri-curi yang dapat didengar lalu dikejar oleh semburan api yang terang.
Dan Kami telah menghamparkan bumi dan Kami pancangkan padanya gunung-gunung serta Kami tumbuhkan di sana segala sesuatu menurut ukuran.
Dan Kami telah menjadikan padanya sumber-sumber kehidupan untuk keperluanmu, dan bukan kamu pemberi rezekinya.
Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan pada sisi Khazanahnya (sumbernya), Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.
(Qs.15:14-21)

BINTANG sebagai petunjuk

Dan Dia menancapkan gunung di bumi agar bumi itu tidak goncang bersama kamu, sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, dan 'alamat (penunjuk jalan), dan dengan CAHAYA BINTANG-BINTANG mereka mendapat petunjuk.
(Qs.16:15-16)

Mencari Gua untuk melihat Matahari-Nya

Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam Gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusanmu.
Dan engkau akan melihat Matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan apabila Matahari itu terbenam, menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas di dalam itu. Itulah sebagian dari ayat-ayat Allah. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk, dan barang siapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang penolong yang dapat memberi petunjuk kepadanya.
Dan engkau mengira mereka itu tidak tidur, padahal mereka tidur, dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentu kamu akan berpaling lari dari mereka dan pasti kamu akan dipenuhi rasa takut terhadap mereka.
Dan demikianlah Kami bangunkan mereka, agar di antara mereka saling bertanya. Salah seorang di antara mereka berkata, sudah berapa lama kamu berada? Mereka menjawab, kita berada disini sehari atau setengah hari. Berkata (yang lain), Tuhanmu lebih mengetahui berapa lama kamu berada. Maka suruhlah salah seorang diantara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, dan bawalah sebagian makanan itu untuk mu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan jangan sekali-kali menceritakan halmu kepada siapa pun.
Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempari kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya.
(Qs.18:16-20)

Menghadap Tuhan sebagaimana diciptakan pada awal mula kejadian di dalam kandungan

Dan pada hari Kami perjalankan Gunung-Gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan Kami kumpulkan mereka, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.
Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. (Allah berfirman), Sesungguhnya kamu datang kepada Kami sebagaimana Kami menciptakan kamu pada awal mula kejadian (di dalam kandungan/rahim ibumu), bahkan kamu menganggap bahwa Kami tidak akan menetapkan bagi kamu waktu perjanjian.(Qs.18:47-48)

API-Nya

Qs.20:9-16;
Dan apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?
Ketika dia (musa) melihat Api, lalu dia berkata kepada keluarganya, Tinggallah kamu, sesungguhnya aku melihat Api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala Api kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat Api itu.
Maka ketika dia mendatanginya (ke tempat Api itu) dia dipanggil, "Wahai Musa!
Sungguh, Aku adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua terompahmu. Karena sesungguhnya engkau berada di lembah suci, Tuwa.
Dan Aku telah memilih engkau, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan.
Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah solat untuk mengingat Aku.
Sungguh, hari kiamat itu akan datang, Aku merahasikan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan (untuk menemui Aku).
Maka janganlah engkau dipalingkan dari (kiamat itu) oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti keinginannya, yang menyebabkan engkau binasa.
Qs.20:41-42;
Dan Aku telah memilihmu untuk diri-Ku.
Pergilah engkau beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat Ku, dan janganlah kamu berdua lalai mengingat-Ku.
Qs.27:7-9;
Ketika musa berkata kepada keluarganya, Sungguh, aku melihat Api. Aku akan membawa kabar tentang itu kepadamu, atau aku akan membawa suluh Api kepadamu agar kamu dapat berdiang (mengangatkan badan dekat api).
Maka ketika dia tiba disana, dia diseru, Telah diberkahi orang-orang yang berada di dekat api, dan orang-orang yang berada disekitarnya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
(Allah berfirman), Wahai musa! Sesungguhnya Aku Allah, yang Maha perkasa, maha bijaksana.
Qs.28:29-30;
Maka ketika musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan itu dan dia berangkat dengan keluarganya, dia melihat Api di lereng Gunung. Dia berkata kepada keluarganya, Tunggulah, sesungguhnya aku melihat Api, mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari Api itu atau sepercik Api, agar kamu dapat menghangatkan badan.
Maka ketika dia sampai ke Api itu, dia diseru dari pinggir sebelah kanan lembah, dari sebatang pohon, disebidang tanah yang diberkahi, Wahai Musa! Sungguh, Aku adalah Allah Tuhan seluruh alam.

Tujuh Langit di atas kamu

Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati dari tanah.
Kemudian Kami menjadikannya air mani dalam tempat yang kokoh.
Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat (alaqoh), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang lain. Mahasuci Allah, pencipta yang paling baik.
Kemudian setelah itu, sungguh kamu pasti mati.
Kemudian, sungguh kamu akan dibangkitkan pada hari Kiamat.
Dan sungguh, Kami telah menciptakan tujuh langit atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).(Qs.23:12-17)

CAHAYA DIATAS CAHAYA yang ada dalam rumah diri

Dan sungguh, Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang menjelaskan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
Allah Cahaya langit dan bumi. Cahaya seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang didalamnya ada Pelita (lampu) besar. Pelita itu didalam tabung kaca, tabung kaca itu bagaikan Bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula dibarat, yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya diatas Cahaya, Allah memberi petunjuk kepada Cahaya-Nya (itu) bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Cahaya itu) di rumah-rumah yang disana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan mengingat nama-Nya, di sana bertasbih nama-Nya pada waktu pagi dan petang.
(Qs.24:34-36)

Masuk ke dalam Istana dan melihat Dasar Istana yang Dilapisi Kaca (berkilauan)

Seorang yang mempunyai ilmu dari kitab berkata, Aku akan membawa kepadamu Singgasana dalam sekejap. Maka ketika dia melihat Singgasana itu terletak dihadapannya, dia pun berkata, ini karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari. Barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku mahakaya, mahamulia.
Dia (sulaiman) berkata, ubahlah untuknya singgasananya, kita akan melihat apakah dia mengenal atau tidak mengenalnya.
Maka ketika dia datang, ditanyakanlah, serupa inikah Singgasanamu? Dia menjawab, seakan-akan itulah dia. Kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri.
Dan kebiasaannya menyembah selain Allah mencegahnya, sesungguhnya dia dahulu termasuk orang-orang kafir.
Dikatakan kepadanya, Masuklah ke dalam Istana. Maka ketika dia melihat itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Dia (sulaiman) berkata, Sesungguhnya ini hanyalah lantai (dasar) Istana yang dilapisi kaca. Dia (balqis) berkata, Ya Tuhanku, sungguh aku telah berbuat zalim terhadap diriku. Aku berserah diri bersama sulaiman kepada Allah, Tuhan seluruh Alam.
(Qs.27:40-44)

Lenyap di dalam bumi, dan berada pada Ciptaan baru (kembali fitrah) untuk menemui Tuhan

Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.
Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, yang maha perkasa, maha penyayang,
Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah.
Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.
Kemudian Dia menyempurnakannya dan meniupkan Ruh-Nya ke dalam (tubuh) nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagimu, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur.
Dan mereka berkata, apakah apabila kami telah lenyap di dalam bumi, kami akan berada dalam ciptaan baru? Bahkan mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
Qs.30:30;Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Diin, fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Diin yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
(Qs.32:5-10)