Showing posts with label HAKIKAT KALAMULLAH. Show all posts
Showing posts with label HAKIKAT KALAMULLAH. Show all posts

Tuesday, 26 May 2015

APA YANG HARUS KUBACA ?

'Seseorang' yang kemudian diketahui sebagai Malaikat Jibril, mendatangi Muhammad di Gua Hira saat ia tertidur. Malaikat itu mendesaknya. "Bacalah," katanya. "Aku tak bisa membaca," kata Muhammad. 
"Bacalah," seru malaikat itu lagi dengan tangan seraya mencekik Muhammad. 
"Apa yang akan kubaca?" tanya Muhammad pula.

Aku Tak bisa membaca dan apa yang akan kubaca, 
karena semuanya Kosong, tidak ada.
Saat itu, Kitab Alquran itu belum ada.
.





Saturday, 23 May 2015

ALQURAN BUKANLAH SYAIR UNTUK DISENANDUNGKAN

Hasil gambar untuk alquran

Al Quran bukan untuk dibaca dan disenandungkan dengan irama lagu yang aneh-aneh.

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan. (QS 36:69)
Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini. (QS 45:20)

Friday, 8 May 2015

KALIMAH ALLAH YANG TERSEMBUNYI

Disetiap kalimat tersembunyi kata.... 
Disetiap kata tersembunyi huruf... 
Disetiap huruf tersembunyi tinta.... 
Begitu juga dengan disetiap alam ini tersembunyi ayat-ayat Allah... 
Disetiap ayat-ayat Allah tersembunyi Kalimat Allah... 
Dan Disetiap Kalimat Allah tidak pernah berpisah dengan Dzatullah... 
Huruf tidak pernah berpisah dengan Tinta-Nya...


“Sekiranya lautan menjadi Tinta untuk (menulis) Kalimat-Kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum kalimat-kalimat Rabbku habis, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula). [al-Kahfi/18:109]

Sunday, 12 April 2015

KALAMULLAH (FIRMAN ALLAH) TIDAK HANYA SEBATAS ALQURAN ATAU HADITS

Qs.41:53;Kami akan memperlihatkan kepada mereka Ayat - Ayat kami disegenap alam dan pada diri mereka sendiri,sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Dia itu Haq (benar Adanya).

Pada Firman Allah ini dijelaskan, bahwa Ayat - Ayat Allah atau Firman Allah tidak hanya sebatas Alquran atau hadits, Tapi Firman Allah itu berupa segenap Alam semesta ini beserta isinya, peredaran planet - planet, nyanyian burung, hembusan angin, gerak dan diam kita, setiap kedipan mata kita, setiap denyut nadi kita, setiap nafas kita, itu semua adalah Firman Allah.
Ketahuilah, kalau nabi-nabi tidak ada lagi, dan telah tertutup pintu kenabian bukan berarti Allah berhenti berkata-kata, Allah berhenti berfirman. Karena sesungguhnya Allah setiap saat selalu Berfirman, sehingga setiap saat alam semesta ini mengalami perubahan, setiap saat Allah berfirman "Kun", dan setiap saat Allah selalu berKehendak, karena Allah Maha Ber-Kehendak.

QS. Yasin (36) : 81 Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia.
Qs.55:29; Allah setiap saat dalam kesibukan.
Hal ini berarti bahwa setiap saat alam semesta dan diri kita ini selalu mengalami perubahan, karena Allah setiap saat terus menerus sibuk dalam Ber-Kehendak, berfirman dan menciptakan sampai saat ini pun. Akan tetapi kebanyakan manusia ragu terhadap ciptaan baru (Qs.50:15).

Maka dari itu tidaklah tidak mungkin bagi manusia untuk bercakap-cakap dengan Allah;
Qs. Asy syuro:51;Tidaklah mungkin bagi manusia untuk bercakap-cakap dgn Allah kecuali menerima wahyu, dibalik tabir, atau melalui utusan-Nya....
Ayat ini menjelaskan bahwa manusia dapat bercakap-cakap dengan Allah melalui 3 cara:
1.Menerima Wahyu
2.Dibalik tabir
3.Melalui Utusan-Nya.

Pertama menerima wahyu:
Alquran adalah wahyu,jadi barangsiapa yg membacanya dan mengerti makna dan hakikatnya,lalu mengamalkannya maka orang tersebut menerima Wahyu dari Allah berupa Ilmu yg langsung dari Allah.
Qs.20:114;Maka maha Tinggi Allah,Raja yg sebenar-benarnya,dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Alquran sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu,dan katakanlah;wahai Tuhanku,Tambahkanlah kepadaku ilmu.

Kedua dibalik Tabir:
tabir atau hijab itu sebenarnya adalah diri kita sendiri.jadi Allah itu melihat dan berbicara dibalik hati atau diri manusia.itulah ilham sebagaimana,
Qs.As Syams:7;Demi diri dan penyempurnaannya,maka Allah meng-ilham-kan pada diri itu kefasikan dan ketakwaan....

Yang ketiga melalui Utusan;
Utusan Allah itu tidak harus malaikat atau nabi,karena hakikat dari Utusan itu adalah orang yg menerima wahyu diatas yaitu berupa ilmu dari Allah.

Friday, 10 April 2015

BERCAKAP - CAKAP DENGAN ALLAH

Qs. Asy syuro:51;Tidaklah mungkin bagi manusia untuk bercakap-cakap dgn Allah kecuali menerima wahyu, dibalik tabir, atau melalui utusan-Nya....
Ayat ini menjelaskan bahwa manusia dapat bercakap-cakap dengan Allah melalui 3 cara:
1.Menerima Wahyu
2.Dibalik tabir
3.Melalui Utusan-Nya.

Pertama menerima wahyu:
Alquran adalah wahyu,jadi barangsiapa yg membacanya dan mengerti makna dan hakikatnya,lalu mengamalkannya maka orang tersebut menerima Wahyu dari Allah berupa Ilmu yg langsung dari Allah.
Apabila seorang ingin berdialog dengan Robbnya maka hendaklah dia membaca Al Qur’an. (Ad-Dailami dan Al-Baihaqi)
Qs.20:114;Maka maha Tinggi Allah,Raja yg sebenar-benarnya,dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Alquran sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu,dan katakanlah;wahai Tuhanku,Tambahkanlah kepadaku ilmu.

Kedua dibalik Tabir:
tabir atau hijab itu sebenarnya adalah diri kita sendiri.jadi Allah itu melihat dan berbicara dibalik hati atau diri manusia.itulah ilham sebagaimana,
Qs.As Syams:7;Demi diri dan penyempurnaannya,maka Allah mengilhamkan pada diri itu kefasikan dan ketakwaan....

Yang ketiga melalui Utusan;
Utusan Allah itu tidak harus malaikat atau nabi,karena hakikat dari Utusan itu adalah orang yg menerima wahyu diatas yaitu berupa ilmu dari Allah.